Rabu, 13 November 2013

makalah Penyebab kenakalan remaja di SMA N 1 Merangin

Kenakalan remaja di SMA Negeri 1 merangin
Penyebab kenakalan remaja di SMA N 1 Merangin
A.      Pendahuluan
Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani prosesproseperkembangan jiwanya, baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. Masa kanakkanak dan masa remaja berlangsung begitu singkat, dengan perkembangan fisik, psikis, dan emosi yang begitu cepat. Secara psikologis, kenakalan remaja merupakan wujud dari konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja para pelakunya. Kenakalan remaja dapat dikategorikan ke dalam perilaku menyimpang.  Perilaku menyimpang dapat dianggap sebagai sumber masalah karena dapat membahayakan tegaknya sistem sosial.  Untuk mengetahui latar belakang perilaku menyimpang perlu membedakan adanya perilaku menyimpang yang tidak disengaja dan yang disengaja, diantaranya karena pelaku kurang memahami aturan-aturan yang ada. Sedangkan perilaku yang menyimpang yang disengaja, memang sengaja dilakukan, bukan karena si pelaku tidak mengetahui aturan, mungkin karena ingin diperhatikan, cari sensasi atau latar belakang masalah lainnya. Hal yang relevan untuk memahami bentuk perilaku tersebut, adalah mengapa seseorang melakukan penyimpangan, sedangkan ia tahu apa yang dilakukan melanggar aturan

Dengan ini saya selaku murid kelas XI IPA 4 memberikan laporan kepada guru bahasa Indonesia kelas XI tentang penelitian “kenakalan remaja di SMA Negeri” 1 merangin.  Penelitian dilakukan pada:
Hari                        : kamis- senin
Tanggal                 : 24- 28 januari 2013
Waktu                   : siang hari
Tempat                                : Di SMA N 1 Merangin
               




B.      Isi Laporan
1.       Tujuan          : Untuk mengetahui penyebab kenakalan remaja di SMA N 1 merangin
2.       Alasan            : karena dapat merusak generasi bangsa dan merusak nama baik sekolah dan remaja itu sendiri
3.       Hasil penelitian
a.       Banyak nya siswa membolos karena pelajaran yang kurang mereka senangi
b.      Aksi mencuri siswa karena tidak adanya uang untuk membeli keperluan mereka seperti keperluan untuk hura- hura dan itu karena kurang ketat nya penjagaan orang tua terhadap anak atau bisa di katakan anak kurang mendapatkan kasih sayang atau terlantar
c.       Kurang di berikannya nasehat dan imtaq kepada anak sehingga pondasinya lemah
d.      Pengaruh keluarga yang broken home akibatnya anak mencari kepuasan sendiri di luar ataupun di sekolah 
e.      Pengaruh lingkungan buruk di sekitar tempat tinggalnya atau keluarganya
f.        Pengaruh teman sebaya yang buruk
g.       Dan kurang tegasnya orang tua terhadap remaja itu, baik dari segi penjagaan atau batas waktu keluyuran









Banyak nya siswa membolos karena pelajaran yang kurang mereka senangi, atau dengan guru yang mereka anggap killer/pemarah, bisa di katakan banyak  guru yang hanya menerapkan system CBSH (catat buku sampai habis) sehingga membuat siswa jenuh dalam tahap ini seharusnya guru membuat siswa sesenang mungkin dalam belajar, seperti adakan belajar di lingkungan alam atau di luar kelas, dan membuat tipe- tipe pembelajaran baru agar siswa tidak jenuh
Aksi mencuri siswa karena tidak adanya uang untuk membeli keperluan mereka seperti keperluan untuk hura- hura, seperti untuk membelih rokok, atau mungkin minuman keras dan itu karena kurang ketat nya penjagaan orang tua terhadap anak atau bisa di katakan anak kurang mendapatkan kasih sayang atau terlantar
Kurang di berikannya nasehat dan imtaq kepada anak sehingga pondasinya lemah, mereka sulit membedakan mana yang benar dan mana yang salah, dan jika mereka melakukan kesalahan mereka tidak akan merasa berdosa karena orang tua mereka tidak pernah menasehati tentang pendalaman imtaq, mereka tidak akan takut dosa dengan kesalahan yang mereka buat
Pengaruh keluarga yang broken home akibatnya anak mencari kepuasan sendiri di luar ataupun di sekolah  biasanya dengan cara membuat onar atau keributan di sekolah biasanya dengan maksud untuk mencari perhatian guru
Pengaruh lingkungan buruk di sekitar tempat tinggalnya atau keluarganya, misalnya kebiasaan keluarganya ayahnya selalu minum- minuman keras tidak menutup kemungkinan anak nya akan terpengaruh, dan juga ikut meminum minuman keras, dan misalnya anak nya tinggal di daerah pelacuran,kemungkinan anaknya akan juga ikut menjadi pelacur
Pengaruh teman sebaya menjadi factor kedua yang sangat berpengaruh bagi prilaku remaja, misalnya jika dia mempunyai teman- teman yang nakal dan suka merokok, kemungkinan dia juga akan terpengaruh prilaku buruk itu
Dan kurang tegasnya orang tua terhadap remaja itu, baik dari segi penjagaan atau batas waktu keluyuran, seperti orang tua biasa memanjakan anak- anaknya dalam segala hal akibatnya anak itu tidak takut untuk berbuat salah, dan kebiasaan orang tua yang mengizinkan anaknya keluar malam tampa batas itu akan berpengaruh dalam pergaulan malam anak, apalagi di zaman canggih ini banyak orang tua mengizinkan anak untuk tinggal jauh dari orang tua (ngekos) tampa memperhatikan penjagaan remaja itu
C.      Kesimpulan dan Saran
Kenakalan remaja dapat dikategorikan ke dalam perilaku menyimpang. Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses proses perkembangan jiwanya, baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. Perilaku menyimpang dapat dianggap sebagai sumber masalah karena dapat membahayakan tegaknya sistem social. Saat ini banyak nya kenakalan remaja membuat prestasi bangsa turun dan akan menghancurkan remaja itu sendiri penyebabnya faktor utama yang sering dianggap menjadi penyebab terkuat yaitu faktor keluarga Keluarga merupakan lingkungan terkecil yang paling banyak menjadi tempat aktivitas anak sebagai bagian dari keluarga.dari sini lah anak akan menentukan dan menirukan baik atau buruknya prilaku yg akan di tirukannya, selain itu juga sangat di perlukan kasih sayang serta nasehat dari orang tua karena itu sangat mempengaruhi prilaku remaja itu sendiri, factor kedua yang sangat penting juga datang dari lingkungan, lingkungan sangat berperan penting disini karena menentukan baik atau buruknya prilaku yang kan ditiru remaja itu
Oleh sebab itu perlu Kemauan orang tua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis, komunikatif, dan nyaman bagi remaja serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul dan Membentuk suasana sekolah yang kondusif, nyaman buat remaja agar dapat berkembang sesuai dengan tahap perkembangan remaja. Dengan demikian akan dapat mengurangi kenakalan remaja yang terjadi di SMA N 1 Merangin.





                                                                                                                                                Merangin, 29 Januari 2013
                                                                                                                                                Pelapor

                                                                                                                                                Siswa       : Amrina Rosada

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow me @Hello_KittyAR