Kamis, 18 Mei 2017

Kamar Gelap ( Radiofotografi)Amrina Rosada



KAMAR GELAP (DARK ROOM)

A.    PENGERTIAN KAMAR GELAP
Kamar gelap merupakan suatu ruangan atau tempat dilakukannya pengolahan film radiografi sebelum dan sesudah eksposi. Diruangan ini bayangan laten yang ada didalam film akan diubah menjadi cahaya tampak.
Dark room sendiri sudah mulai ditinggalkan seiring dengan mulai berkembangnya Computer Radiography (CR) dan Digital Radiography (DR) yang sudah menggunakan alat print untuk mencetak hasil radiograf pada film.

B.     FUNGSI KAMAR GELAP
1.      Memasukan dan mengeluarkan film radiografi dari kaset
  1. Tempat prosesing film radiografi
  2. Penyimpanan film dan kaset radiografi
  3. Tempat perawatan kaset dan Intensying screen (IS) dan cairan prosesing


C.    LOKASI KAMAR GELAP
Kamar gelap harus sedekat mungkin dengan ruang pemeriksaan, guna menunjang kelancaran pekerjaan di ruang radiologi. Oleh karena itu jika terdapat dua atau lebih kamar pemeriksaan, kamar gelap harus berada diantara kedua ruang pemeriksaan tersebut, Bersebelahan dengan ruang pemeriksaan dan dihubungkan dengan kaset heatch, terhindar dari radiasi serta cahaya matahari (cahaya tampak) dan harus berdekatan dengan ruang viewing untuk memudahkan inspeksi film yang suda diproses baru kemudian dirujuk pada radiolog untuk dievaluasi
 
D.    DESAIN DAN KONSTRUKSI KAMAR GELAP
Jenis prosesing
1.      Manual prosesing

Manual prosesing adalah metode untuk membangkitkan bayangan laten menggunakan tenaga manusia dengan melalui proses diantaranya :
  1. Pembangkitanbayanganlaten (developer)
  2. Pembilasan (rinsing)
  3. Penetapanbayagantampak (fixing)
  4. Pembersihandarisisaprosesing (washing)
  5. Pengeringan film radiografi (drying)
Gambar yang dihasilkan dengan menggunakan prosesing manual bergantung pada kemampuan semberdaya manusia dalam menentukan factor eksposi dan melakukan prosesing film.

2.      Automatic prosesing
Automatic prosesing merupakan proses pembangkitan bayangan laten menjadi bayangan tampak menggunakan tenaga mesin. Dalam automatic prosesing memiliki kesamaan dengan metode manual prosesing dalam tahapannya, tetapi dalam automatic prosesing tidak melalui tahapan pembilasan (rinsing).
Desain dan Kontruksi kamar gelap

Ø  Interior kamar gelap

1.      Meja Basah (wet side)
Meja basah merupakan istilah dari tempat menyimpan cairan prosesing. Contohnya tangki prosesing.
2.      Meja kering (dry side)
Meja kering merupakan tempat untuk menyimpan peralatan seperti kaset, film, labelling, dll.Meja ini mempunyai panjang ±3-4 kali kaset berukuran terbesar dalam keadaan terbuka, dengan lebar 60 cm dan tinggi 90 cm. Sebaiknya terbuat dari kayu yang keras.

Ø  Ukuran kamar gelap
1.      Manual prosessing
Kamar gelap yang menggunakan manual prosesing memiliki standar ukuran yaitu dengan ukuran memanjang dan luasnya 10m2 untuk tingginya 3 m
2.      Automatic prosessing
Kamar gelap yang menggunakan automatic prosessing sebaiknya berbentuk bujursangkar dengan ukuran luas 7 m dan tinggi 3 m


Ø  Lantai
Untuk lantai dikamar gelap memiliki syarat yaitu  :
  1. Tidak mudah rapuh dan kropos
  2. Tahan terhadap cairan prosesing
  3. Tidak licin
  4. Mudah dibersihkan
  5. Dapat menyerap cairan kimia
  6. Berwarna cerah
  7. Bahannya terbuat dari : bitumen (turunan aspal), keramik, porselin

Ø  Dinding
Syarat    dinding            untuk   kamar  gelap    adalah :
  1. Tahan  terhadap radiasi
  2. Berwarna cerah
  3. Mudah dibersihkan
  4. Dari bahan water proof/porselin
  5. Tahan terhadap korosi
Syarat ketebalan :
  1. Dari beton dengan ketebalan 15 cm
  2. Batubata yang equivalen dengan 2mm Pb dan disusun miring
  3. Papan yang dilapisi dengan 2mm Pb
  4. Barium plaster 25cm campuran Ba2SO4 dengan semen
  5. Kombinasi antara batubata dengan ½ bata yang dilapisi Barium plestersetebal 1 ½ cm
Ø  Atap ruangan kamar gelap
1.      Tingginya tidak kurang dari 3 meter
2.      Atapnya terbuat dari bahan yang tidak mudah keropos / catnya tidak mudah terkelupas.


Ø  Sirkulasi udara dikamar gelap
Sirkulasi udara dikamar gelap merupakan hal yang sangat penting untuk diatur dan ventilasi yang baik akan menunjang kestabilan cairan prosesing. Untuk menjaga agar sirkulasi udara dikamar gelap tetap baik maka yang perlu dilakukan adalah :
1.      Udara harus berotasi 6-10 kali perjam
2.      Suhu ruangan 18o-22 o C
3.      Kelembaban 40 %- 60 %
4.      Bentuk dari ventilasi sebaiknya berbentuk cerobong asap atau menggunakan AC
5.      Menggunakan kipas angin yang di letakan pada kedua sudut yang berlawanan
Ø  Pintu masuk kamar gelap
Persyaratanpintukamargelap
  1. Kedap cahaya
  2. Dapat mengatur ventilasi
  3. Radiografer tidak kesulitan untuk mengaksesnya
·         Macam-macam pintu kamar gelap :

a.      Sistem 1 Pintu
1. Lebih murah
2. Menghemat ruangan
3. Menggunakan pengunci otomatis, untuk menghindari cahaya tampak masuk kedalam kamar gelap
                                                                      Kamar gelap
                                                                                        Kamar pemeriksaan

b.      Sistem 2 Pintu
  1. Menghemat tempat
  2. Kunci otomatis
  3. Pintu harus kedap terhadap cahaya tampak








 
                                                         Kamar gelap










 


                                                        Ruang pemeriksaan


 


c.       Sistem Zig-Zac
  1. Banyak makan tempat
  2. Lebar jalan minimal 60 cm dan pada belokan 55 cm
  3. Warna dinding gelap
  4. Mudah untuk diakses
  5. Sistem dinding penyekat
  6. Ventilasi ruangan yang terus menerus








 
                                               Kamar gelap


 



                                                Ruang pemeriksaan

                                               


 



d.      Sistem Berputar
1.      Kedap cahaya
2.      Berbentuk lingkaran
  1. Menggunakan metal yang berbentuk silinder dengan bagian terbuka pada sisi untuk masuk .
  2. Untuk dapat masuk kedalam processing room, perlu melangkahke silinder dan dirotasikan secara manual sampai tiba diprocesing room
Keuntungan :
1.      Hemat waktu
2.      Tidak membutuhkan ruangan luas








 
                                                                          Kamar gelap

                                                                    Ruang pemeriksaan


 





Ø  PeneranganDikamarGelap
1.      Penerangan Umum / General illumination
Penerangan untuk dikamar gelap menggunakan lampu pijar atau lampu neon karena dapat memudahkan radiographer untuk membersihkan dan merawat kamar gelap.
2.      Penerangan Khusus / Special Illumination
Untuk penerangan khusus menggunakan safe light. Safe light ditempatkan 1 meter diatas meja basah gunanya yaitu untuk mengetahui apakah gambaran radiografi sudah terbentuk sesuai dengan standar gambaran.
·      Type-Type Safe Light
a.       Type langsung
Cahaya safe light langsung mengenai area bekerja. Ditempatkan min 1,2 m dari permukaan tempat bekerja, merupakan type paling baik untuk loading dan unloading casset .
b.      Type tidak langsung
Merupakan penerangan umum . Safe light diarahkan ke eternity sehingga yang digunakan adalah cahaya refleksi .Ditempatkan 2,1 m dari lantai

Warna safe light :
Merah atau jingga karena memiliki panjang gelompang yang paling panjang dari warna yag lain.

·         Vising box :
Untuk mengecek hasil film processing

3. Lampu Indikator : yang dipasang didepan pintu kamar gelap .

Ø  Equipment
Sarana dan prasarana yang harus terdapat pada kamar gelap,yaitu :
1.      Meja kering : rak kaset, film hopper dan aksesoris lainnya
2.      Meja basah : tangki processing
3.      Label printer ( pencetak indentifikasi pasien )
4.      Cassette Hatch , alat bantu transport kaset yang dipasang pada pembatas kamar gelap dan kamar pemeriksaan
5.      Film Hopper , tempat penyimpanan film yang belum terkena exspose
6.      Cupboard, tempat penyimpanan film dalam jumlah kecil untuk mengganti apabila persediaan film pada hopper habis, letaknya didalam loading bench
7.      Penerangan
8.      Hanger film
9.      Tower dispenser untuk mengeringkan tangan
10.     Termometer
11.   Timer
12.   Manual processing
13.   Automatic processing

Ø  Sirkulasi Air
Sirkulasi air dialam kamar gelap harus selalu mengalir supaya kebersihan air dalam kamar gelap terus terjaga kebersihannya dan pada film tidak menimbulkan artefak .
           Tujuan sirkulasi air adalah
        untukmembersihkan film darisisa-sisa developer dan fixer, dengandemikiancairan yang terbawa air akanmengalirsertamendukungkualitasgambar yang baik

Ø  Transpor Film
Fungsinya untuk transportasi film dari kamar gelap keruang pemeriksaan atau sebaliknya, sehingga membutuhkan peralatan seperti :
           Transforfilm :
           Cassette hatch terdiri dari 2 kotak , yaitu : · Expose dan unexposed
Syaratnya : ·
1.      Tidak tembus radiasi
2.      Tidak ada bocoran sinar
3.      Bersifat interlock
           Ban berjalan
                        Syaratnya :
4.      Tidak bersebelahan dengan ruang pemeriksaan
5.      Ada proteksi radiasi untuk melindungi cassette



E.     Proteksi radiasi kamar gelap
Tata letak kamar gelap yang bersebelahan dengan ruang pemeriksaan harus memperhatikan adanya proteksi radiasi di dalam kamar tersebut. Hal ini dikarenakan adanya petugas di dalam kamar gelap, bahan-bahan yang peka terhadap radiasi dengan menambah Pb pada dinding kamar gelap yang bersebelahan dengan ruang pemeriksaan.

F.  Perawatan kamar gelap
  1. Membersihkan screen dengan alcohol atau air sabun
  2. Membersihkan tangki prosesing / sirkulasi air
  3. Membersihkan kamar gelap
  4. Menjaga agar cahaya tidak masuk kekamar gelap
  5. Memperhatikan suhu dan kelembaban

Penutup
Untuk menghasilkan gambaran radiografi yang baik maka kamar gelap memiliki peranan yang sangat penting karena disini merupakan tempat dibangkitkannya bayangan laten menjadi bayangan tampak. Maja untuk menghasilkan gambaran yang baik kamar gelap harus dijagan dan dipelihara sesuai ketentuannya untuk menjaga kualitas gambaran yang dihasilkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow me @Hello_KittyAR